Berita  

5058 Knalpot Sitaan Polrestabes Makassar Disulap jadi Tugu Ikan di Fly Over

Wali Kota Makassar didampingi Dirlantas Polda Sulsel, Kapolrestabes Makassar dan Kasat Lantas Polrestabes meresmikan Tugu Ikan Knalpot Brong di Fly Over Makassar, Rabu (31/7/2024). (Foto: Istimewa)

Sulsel.99news.id, Makassar –Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib meresmikan tugu berbentuk ikan yang dibangun di Fly Over, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Rabu (31/7/2024).

Tugu menyerupai ikan berukuran raksasa ini dibangun menggunakan 5058 buah knalpot hasil sitaan Polrestabes Makassar. Tugu ini buat dari desainer dari Toraja dan dikerjakan selama satu bulan.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, pembuatan Tugu ini menggunakan 5058 buah knalpot. Tugu ikan ini dibuat kata Ngajib karena Kota Makassar ini adalah kota makam enak dan simbolnya adalah ikan.

Baca Juga  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

“Kenapa berbentuk ikan, karena kan Kota Makassar ini Kota Makan Enak,” kata Ngajib.

Ia menyebutkan, tugu dari knalpot brong ini menjadikan simbol masyarakat bahwa knalpot brong dilarang karena tidak sesuai dengan spesifikasi.

“Knalpot yang tidak sesuai spesifikasinya itu dilarang,” jelasnya.

Ngajib menegaskan, operasi knalpot brong akan terus berlanjut. Diharapkan dengan pola persuasif seperti ini, bisa membuat masyarakat sadar untuk tertib berlalu lintas terutama untuk tidak menggunakan knalpot brong.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Umumkan Siaga Banjir, Masyarakat Tetap Waspada!

“Semoga dengan pola persuasif ini akan menimbulkan kesadaran masyarakat untuk lebih tertib dan tidak menggunakan knalpot brong,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, inisiasi Kapolrestabes luar biasa.

Danny Pomanto saapan akrabnya mengatakan bahwa tidak selalu pesan ajak dan larangan dibuat naratif. Melainkan dibuat seni yang menarik perhatian.

Baca Juga  IPMI Sidrap BKPT Unhas Goes to School Motivasi Siswa Siswi Lanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi

“Ini justru memberikan dampak lebih besar dari pendekatan narasi,” kata Danny disela-sela peresmian.

Selain itu, kepemimpinan Kombes Pol Ngajib juga dinilai kreatif lantaran memanfaatkan barang tak bernilai menjadi memiliki nilai.

“Tugu ini sesuatu yang luar biasa. Hal yang jadi sampah jadi bernilai. Itulah hakikat kepemimpinan yang cerdas,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *