Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 Edukasi Keuangan Sejak Dini di Desa Bonto Tiro Bantaeng

Mahasiswa KKN Unhas saat mengajarkan tentang pentingnya menabung di SDN 24 Pandang-Pandang, Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Kamis (15/01/2026). (Foto: Galuh/ Ist.)

Bantaeng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 Tematik Inovasi Daerah telah melaksanakan program edukasi keuangan sejak dini bagi siswa sekolah dasar di Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng.

Program bertajuk “Edukasi Keuangan Sejak Dini dan Pentingnya Menabung” ini menyasar siswa kelas IV, V, dan VI. Kegiatan berlangsung selama dua hari, masing-masing di SDN 68 Bonde pada Rabu (14/1/2026) dan SDN 24 Pandang-Pandang pada Kamis (15/1/2026).

Penanggung jawab program, Galuh Mahgfira Zahra, menjelaskan bahwa materi disampaikan dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak.

Tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan kebiasaan menabung sekaligus membangun karakter disiplin dan tanggung jawab finansial sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk kebiasaan menabung, rasa tanggung jawab, serta kemampuan mengendalikan keinginan konsumtif. Anak-anak juga diajarkan membedakan antara kebutuhan dan keinginan agar dapat menggunakan uang secara lebih bijak,” ujar Galuh dalam keterangannya pada Minggu (25/1/2026).

Baca Juga  Bawalangiri Family Raih Juara 3 Turnamen Bola Pos Korona Cup II 2025 Maros Baru, Sisihkan Hadiah Untuk Kemaslahatan Masjid

Galuh mahasiswa Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada pengertian uang, fungsi uang dalam kehidupan sehari-hari, serta pentingnya menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung.

Anak-anak juga diajak memahami bahwa menabung bukan sekadar menyimpan uang, melainkan bagian dari perencanaan untuk mencapai tujuan di masa depan.

Agar suasana belajar lebih menyenangkan, kegiatan diawali dengan sesi ice breaking.

“Diawali dengan sesi kegiatan ringan seperti permainan, teka-teki, atau yel-yel untuk mencairkan suasana kaku, membangkitkan semangat, dan meningkatkan interaksi antar peserta di awal acara, sela-sela sesi panjang, atau saat suasana jenuh, tujuannya agar peserta lebih nyaman, fokus, dan mudah berinteraksi,” bebernya.

Baca Juga  Mahasiswa KKN-T Unhas 114 Gelar Pelatihan Ecoprint Tingkatkan Kreativitas Anak di Desa Biangloe Bantaeng

Metode ini terbukti efektif mencairkan suasana sehingga siswa lebih santai dan antusias mengikuti materi.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan semangat tinggi dan aktif berpartisipasi. Beberapa pertanyaan diberikan kepada siswa, dan yang mampu menjawab dengan baik mendapatkan apresiasi berupa hadiah.

“Sebagai bentuk apresiasi, kami memberikan hadiah berupa celengan kepada siswa yang aktif dan mampu menjawab pertanyaan dengan benar,” tambah Galuh.

Ia berharap program edukasi keuangan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi program rutin untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak bangku sekolah dasar,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari pihak sekolah. Kepala SDN 68 Bonde, Rosniati, S.Pd., menilai program tersebut mampu menumbuhkan minat serta memotivasi siswa untuk membangun kebiasaan baik dalam mengelola uang sejak dini.

Baca Juga  Tim Medis Pemprov Sulsel Jadi Garda Terdepan Penanganan Korban Banjir Aceh

Apresiasi juga disampaikan oleh Pemerintah Desa Bonto Tiro. Perwakilan pemerintah desa, Ketua Tim Penggerak PKK Desa, Hartuti, menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Desa, kami mengucapkan terima kasih kepada KKN Unhas Gelombang 115 yang telah melaksanakan kegiatan edukasi keuangan ini,” ujarnya.

Hartuti menambahkan bahwa program tersebut sejalan dengan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) khusus anak yang rutin dilaksanakan di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dan layak diusulkan sebagai program tahunan Pemerintah Desa Bonto Tiro ke depan. (*)

Penulis: Galuh Mahgfira Zahra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *