Pebiliar Desi Arista Raih Emas 9 Ball Putri Untuk Jakarta, Kalahkan Jawa Barat

Pebiliar Jakarta Desi Arista meraih memenangan atas wakil Jawa Barat Annita Kanjaya dalam laga final nomor 9 ball putri cabang biliar PON Aceh-Sumut 2024 di Pardede Hall, Medan, Rabu (11/9/2024). (Foto ist.)

Sulsel.99news.id, Medan – Pebiliar Jakarta Desi Arista meraih medali emas setelah mengalahkan Annita Kanjaya dari Jawa Barat dalam final biliar 9 ball putri pada PON Aceh-Sumut 2024 di Pardede Hall, Medan, Rabu (11/9/2024).

Desi menang telak 7-1 setelah mendominasi pertandingan sejak set pertama, pebiliar Jakarta ini mengawali tiga set pertama dengan unggul 3-0.

Memasuki set keempat, Kanjaya mencoba bangkit dengan merebut set ini sehingga kedudukan berubah 3-1.

Peluang memperlebar kemenangan masih menjadi milik Kanjaya pada set kelima, namun pukulan terakhirnya justru berbalik menjadi pelanggaran karena memasukkan bola sembilan dan bola putih.

Desi mengambil alih permainan dan memanfaatkan keputusan pelanggaran yang dikeluarkan wasit. Bola sembilan terakhir dieksekusi dengan baik sehingga skor menjadi 4-1.

Desi melanjutkan dominasinya dengan kemenangan pada tiga set berturut-turut hingga memastikan gelar juara.

Baca Juga  Jefry/Punguan Juara 10 Ball Double Putra, Ini Emas Ketiga Sumut Dari Cabor Biliar


Meskipun sering berhadapan dengan Kanjaya, Desi mengaku tegang menjalani laga ini, meskipun didukung habis-habisan oleh timnya.

“Kami sama-sama saling menekan, sama-sama tegang karena memang harus bisa menang mengingat nomor yang dipertandingkan tidak banyak,” ujar Desi.

Pebiliar putri Jakarta ini menyatakan, banyak penempatan bola dari lawan yang menguntungkannya, lalu ia maksimalkan menjadi kemenangan.

Dirinya terus membangun rasa percaya diri selama pertandingan, dan berupaya meminimalisir kesalahan.

Baca Juga  Ketua KKLR Sulsel: Pembentukan Provinsi Luwu Raya Harus Sejalan dengan Pemekaran Kabupaten Luwu Tengah

Dengan hasil  ini, Desi menambah perolehan emas untuk Jakarta menjadi dua emas dari biliar.

Baca Juga  Gus Muhaimin: Pembangunan IKN Jangan Terlalu Bebani APBN


“Saya  mendedikasikan medali emas ini untuk keluarga, tim, dan semua warga Jakarta,” tuturnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *