Kampus  

Mahasiswa KKN Unhas 115 Sosialisasi Mitigasi Food Waste di SD Perumnas Antang Makassar

Mahasiswa KKN Unhas menggelar sosialisasi Mitigasi Food Waste kepada siswa kelas 5 dan 6 di SDN Inpres Perumnas Antang I, Manggala, Makassar pada Sabtu (24/1/2026). (Foto: Arika/ Ist.)

Makassar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 Tematik Perubahan Iklim menggelar sosialisasi mitigasi food waste, yang dilaksanakan pada Sabtu 24 Januari 2026, di SD Perumnas Antang I, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya jumlah sisa makanan di lingkungan sekolah serta rendahnya kesadaran siswa akan pentingnya menghabiskan makanan dan mengelola sisa makanan secara bijak.

Penginisiasi kegiatan, Arika Thifal, mengungkapkan bahwa masih banyak sampah makanan yang sebenarnya layak dikonsumsi, namun terbuang akibat perencanaan porsi makan yang kurang tepat.

“Masih banyak sampah makanan yang layak dikonsumsi karena perencanaan porsi yang kurang tepat,” ujar Arika, Kamis (29/1/2026).

Melalui sosialisasi ini, lanjut Arika, siswa diharapkan mampu membentuk sikap disiplin dan peduli terhadap kebiasaan konsumsi sehari-hari.

Kegiatan sosialisasi ini melibatkan partisipasi aktif pihak sekolah, guru, dan siswa sebagai bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN dan lingkungan pendidikan dalam mendukung upaya pengurangan sampah makanan sejak usia dini.

Baca Juga  Mahasiswa KKN-T Unhas 114 Desa Polewali Sidrap Sosialisasi Pembuatan Nugget Ikan Sehat dari Desa

“Sosialisasi diberikan kepada siswa kelas 5 dan 6 di SDN Inpres Perumnas Antang I, pesertanya hanya melibatkan siswa saja, guru hanya mendampingi,” bebernya.

Menurut Arika, tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya mitigasi food waste sebagai langkah sederhana dalam menjaga lingkungan.

Mitigasi food waste diperkenalkan sebagai upaya mengurangi pemborosan makanan melalui kebiasaan mengambil makanan sesuai kebutuhan, menghabiskan makanan, serta bertanggung jawab terhadap sisa makanan yang dihasilkan.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya edukasi menghabiskan sisa makanan bagi siswa sekolah dasar,” jelasnya.

Arika yang juga mahasiswa Jurusan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya Unhas, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian food waste, penyebab terjadinya pemborosan makanan, serta dampak negatifnya bagi lingkungan dan kehidupan manusia.

Mahasiswa menjelaskan bahwa sisa makanan yang terbuang dapat meningkatkan volume sampah, menyebabkan pencemaran lingkungan, serta menyia-nyiakan sumber daya alam.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Unhas 115 Gelar Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair di Desa Bonto Tiro Bantaeng

Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana, komunikatif, dan disesuaikan dengan usia siswa agar mudah dipahami.

Selanjutnya, mahasiswa memaparkan berbagai cara sederhana untuk mengurangi food waste di lingkungan sekolah, seperti membiasakan diri menghabiskan makanan serta membuang sisa makanan pada tempat yang telah disediakan sesuai jenisnya.

Siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif food waste terhadap lingkungan, di antaranya peningkatan emisi gas rumah kaca dan kerugian ekonomi.

Penyampaian materi dilengkapi dengan simulasi dan permainan edukatif yang bertujuan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian siswa dalam menghargai makanan.

Pada sesi ini, siswa terlihat antusias dengan mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait kebiasaan makan sehari-hari.

Sebagai bagian dari kegiatan, mahasiswa juga memperkenalkan langkah-langkah bijak dalam menyikapi sisa makanan, seperti memilah dan membuangnya pada tempat yang semestinya serta tidak membuang makanan secara sembarangan.

Selain itu, siswa diperkenalkan dengan penggunaan buku pencapaian sebagai media evaluasi dan refleksi harian terkait kebiasaan menghabiskan makanan.

Baca Juga  Mahasiswa KKN-T 113 Unhas Posko Karelayu: Kembangkan Dashboard Desa untuk Transparansi dan Kemudahan Akses Informasi

Buku ini diharapkan dapat membantu siswa memantau perkembangan diri serta membangun konsistensi perilaku bertanggung jawab terhadap makanan, baik di sekolah maupun di rumah.

Sebagai penutup, penanggung jawab kegiatan, Arika, berharap sosialisasi mitigasi food waste ini mampu meningkatkan kesadaran siswa dalam menghargai makanan dan menjaga lingkungan.

“Anak hebat bukan yang tidak pernah menyisakan makanan, tetapi yang mau belajar untuk menghabiskan dan bertanggung jawab,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Perumnas Antang I, Rahdan Rahman, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan mahasiswa KKN Unhas tersebut.

Menurutnya, program mitigasi food waste ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesadaran siswa sekolah dasar terhadap pentingnya menghargai makanan dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga dibiasakan untuk bersikap lebih peduli terhadap lingkungan sejak dini,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *