Jakarta – Divisi Humas Polri merilis Polisi mengungkap perkembangan penyelidikan kasus teror paket kepala babi. Fakta baru teror kepala babi dikirim lewat ojek online.
“Hasil penyelidikan menunjukkan paket dikirim oleh pengemudi ojek online (Gojek), yang sebelumnya menerima paket dari pengemudi ojek online lain (Grab),” tulis akun X Divisi Humas Polri @DivHumas_Polri, pada Jumat (11/4/2025).
Dilaporkan, hingga saat ini, polisi telah memeriksa kedua pengemudi dan tengah mengumpulkan bukti tambahan, termasuk rekaman CCTV untuk dianalisis di laboratorium forensik.
Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menyampaikan pihaknya sementara memeriksa pengirim dan pengemudi Gojek yang membawa paket kepala babi ke kantor redaksi Tempo.
“Saat ini kita masih melaksanakan penyelidikan. Dari penyelidikan yang kita dapatkan, kita sudah mengetahui siapa yang mengirim menggunakan Gojek. Yang mengirim dan pengemudi Gojek-nya sudah kita periksa,” ujar Djuhandhani Rahardjo.











