Serba-serbi KKN-T 113 Unhas: Posko Karelayu Sosialisasi Peluang Bisnis Teh Herbal Daun Kelor dan Cara Pakai Qris

Ia menguraikan bahwa bahan yang diperlukan dalam pembuatan teh herbal ini hanya daun kelor yang telah dikeringkan kemudian dibuat menjadi halus serta gula atau madu sebagai penyedap rasa alami pada teh herbal.

“Dengan rasa yang lembut dan aroma alami, teh kelor cocok untuk dikonsumsi sehari-hari sebagai alternatif teh sehat,” katanya.

Pada kesempatan demonstrasi, Firdayana memberikan beberapa sampel teh herbal untuk diicip oleh warga yang hadir saat itu.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Unhas 115 Dampingi UMKM Desa Bonto Majannang Bantaeng Adopsi QRIS

“Wah lumayan juga rasanya,” ucapnya menirukan kata warga.

Pada kesempatan yang sama, setelah warga mencicip teh herbal, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi lain yaitu sosialisasi terkait digitalisasi pembayaran desa melalui Qris serta pengedukasian laporan keuangan yang dipandu oleh Febrina.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Unhas 115 Rancang Lanskap Taman Hijau dan Asri di Kelurahan Wala Sidrap

Febrina yang juga mahasiswa KKN-T posko Karelayu dalam keterangannya mengatakan sebelum kegiatan dimulai dirinya sudah menyiapkan brosur yang dapat warga baca dan pahami terkait pembayaran Qris serta laporan keuangan.

Baca Juga  Mahasiswa KKN-T Unhas 114 Buat Peta Terbaru Hadirkan Data Akurat Desa Sumpang Mango Sidrap

Lebih jauh dikatakan Febrina, untuk dapat bersaing di pasar produk, pengusaha perlu mengikuti perkembangan zaman termasuk metode pembayaran yang kekinian dan aman yaitu metode pembayaran Qris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *