Museum Nasional Indonesia Kembali Dibuka

Menko PMK Muhadjir Effendy saat meresmikan pembukaan kembali Museum Nasional Indonesia. (Foto: Ist./ Kemenko PMK).

Sulsel.99news.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mewakili Presiden Joko Widodo meresmikan pembukaan kembali (revitalisasi) Museum Nasional Indonesia pasca tertimpa musibah kebakaran.

Melalui keterangan resmi yang dikutip InfoPublik Sabtu (12/10/2024) mengatakan revitalisasi ini sekaligus mengubah wajah baru Museum Nasional Indonesia.

“Kami berharap semangat reimajinasi warisan budaya Indonesia yang dimulai dari Museum Nasional Indonesia dapat memotivasi seluruh insan permuseuman untuk mengoptimalkan potensi warisan budaya Indonesia,” kata Muhadjir.

Baca Juga  Siswa SD Islam Terpadu Nurul Fikri Makassar Peringati Hardiknas Nasional 2023 dengan Menulis Surat untuk Guru dan Membaca Serentak

Lanjutnya, peristiwa musibah kebakaran yang terjadi pada 16 September 2023 lalu hendaknya menjadi pengingat untuk senantiasa menjaga kerangka kesejarahan sebagai salah satu pembentuk jati diri dan cerminan budaya bangsa.

Muhadjir mengajak generasi milenial untuk lebih peduli terhadap nilai-nilai budaya di tengah perkembangan teknologi. Komitmen pemerintah untuk mendukung pemajuan kebudayaan telah tertuang dalam UU Nomor 5 Tahun 2017.

Baca Juga  Jelang HUT ke-4, JMSI Gelar Konsolidasi dengan Sejumlah Jurnalis Senior

Yang seyogyanya, lanjut Muhadjir dapat membawa semangat baru dalam upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan nasional.

“UU Pemajuan Kebudayaan diharapkan dapat memperkuat pengaturan pengelolaan museum yang diharapkan dapat semakin baik memberikan manfaat bagi peningkatan wawasan budayadan kesejahteraan rakyat,” tutur Muhadjir.

Baca Juga  Terseret Arus Air, Seorang Remaja Tenggelam di Tempat Wisata  Akhirnya Meninggal

Dalam kesempatan itu, Muhadjir turut menyampaikan apresiasi kepada para insan permuseuman yang telah memberikan dedikasi yang besar bagi kemajuan budaya Indonesia.

Menurutnya peran kurator, edukator, maupun pemerhati museum dapat memperkuat pembangunan berbasis pada kebudayaan.

“Kita perlu terus mengembangkan dan memanfaatkan ruang-ruang museum ini dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” ucap Muhadjir.

(InfoPublik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *