Mahasiswa KKN-T Unhas 114 Adakan Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan di Desa Dongi Sidrap

Mahasiswa KKN-T Unhas 114 melaksanakan program kerja inovasi produk perikanan berupa pelatihan pembuatan nugget ikan di Desa Dongi, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap. (Foto: Qanaya/ Ist.)

Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) gelombang 114 telah melaksanakan program kerja inovasi produk perikanan berupa pelatihan pembuatan nugget ikan di Desa Dongi, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Program ini dilaksanakan pada Jumat 25 Juli 2025, bertujuan memberikan alternatif olahan ikan yang lebih praktis, sehat, dan menarik bagi semua kalangan, khususnya anak-anak. Hal ini diungkapkan Ketua program kerja, Qanaya Desmayanti, dalam keterangannya, pada Senin (25/8/2025).

Baca Juga  Mahasiswa KKN Tematik Unhas 114 di Desa Polewali Sidrap Inovasi Pembuatan Sabun Fermentasi Ramah Lingkungan Berbasis Eco Enzym

Qanaya Desmayanti, mengatakkan bahwa inovasi produk nugget ikan ini, dapat menjadi solusi kreatif untuk meningkatkan minat masyarakat mengonsumsi ikan.

“Kami ingin menghadirkan olahan ikan yang praktis, enak, dan disukai semua kalangan. Nugget ikan memiliki tekstur yang lembut dan cita rasa gurih, sehingga cocok untuk anak-anak maupun orang dewasa,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa pembuatan nugget ikan ini dapat membantu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan di wilayah tersebut.

Lanjut Qanaya menjelaskan, dalam pelaksanaan program ini, mahasiswa KKN-T memberikan pelatihan langsung kepada masyarakat Desa Dongi, khususnya ibu rumah tangga, tentang cara membuat nugget ikan yang sehat dan berkualitas. Mulai dari persiapan bahan hingga proses pembuatannya.

Baca Juga  Mahasiswa KKN-T Unhas 114 Latih dan Dampingi Penggunaan Aplikasi SIAPIK Susun Laporan Keuangan Digital UMKM di Kelurahan Cappa Galung Parepare

“Bahan yang digunakan berasal dari ikan hasil tangkapan nelayan lokal, sehingga selain meningkatkan konsumsi ikan,” ujarnya.

“Proses pembuatan nugget ikan meliputi tahap pembersihan ikan, penggilingan, pencampuran bumbu, pencetakan, pelapisan tepung, hingga penggorengan,” tambahnya.

Selain persiapan bahan dan cara membuatnya, mahasiswa KKN-T juga memberikan edukasi tentang pengemasan dan penyimpanan nugget agar produk dapat bertahan lebih lama dan bernilai jual tinggi.

Baca Juga  Simak Kejanggalan Kasus Kematian Siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga Makassar

Melalui program ini, dirinya bersama mahasiswa KKN-T seposkonya mengharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi ikan akan semakin meningkat, juga dapat membuka peluang wirausaha baru bagi masyarakat Desa Dongi.

“Jika masyarakat bisa mengembangkan nugget ikan ini secara mandiri, tidak hanya pola konsumsi ikan yang membaik, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi keluarga,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *