Ketiganya mengalami gangguan tumbuh kembang, dengan berat badan di bawah standar usianya. Mereka saat ini menjadi subjek pendampingan oleh tim Posyandu bersama DWP, termasuk pemberian nutrisi tambahan dan pemantauan perkembangan psikososial.
Kehadiran Ketua DWP Sulsel disambut hangat oleh keluarga masing-masing anak. Risna, salah satu orang tua anak, bahkan mengungkapkan kebahagiaannya atas perhatian yang diberikan. Ia berharap kondisi anaknya segera membaik dengan pendampingan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, saya sangat senang mendapat kunjungan dari ibu-ibu DWP. Anak saya dipantau langsung. Semoga berat badannya cepat naik dan bisa segera lancar bicara,” ujar Risna dengan mata berkaca-kaca.
Dalam setiap kunjungan, DWP juga menyerahkan bantuan pangan dan kebutuhan dasar anak, sebagai bagian dari pendekatan holistik. Melani juga menekankan pentingnya edukasi kepada keluarga, agar orang tua memahami pola pengasuhan sehat dan pentingnya asupan gizi seimbang.
“Kami juga memberikan edukasi kepada keluarganya agar anak bisa tumbuh sehat dan optimal. DWP hadir bukan hanya memberi bantuan, tapi juga semangat dan solusi,” ujar Melani.
Program ini selaras dengan upaya pemerintah pusat dan daerah dalam menurunkan prevalensi stunting hingga di bawah 14 persen pada tahun 2024, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). (*)












