INTAN-WPL Strategi Baru BPSDM Tingkatkan Kompetensi ASN Sulsel Berbasis Kebutuhan Nyata di Tempat Kerja

Kepala BPSDM Provinsi Sulsel, Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si., M.Psi, saat di Kantor BPSDM. (Foto: Humas Diskominfo SP Sulsel/ Ist).

WPL disebut lebih efisien secara anggaran dan lebih tepat sasaran. Program pelatihan tidak lagi seragam, melainkan sesuai kebutuhan masing-masing unit kerja. Selain itu, WPL diharapkan melahirkan budaya belajar berkelanjutan dalam birokrasi.

“Ini sejalan dengan Pasal 49 UU ASN yang mewajibkan ASN terus belajar dan meningkatkan kompetensinya secara terintegrasi dengan pekerjaan,” lanjutnya.

Baca Juga  Pemprov Sulsel - BP2MI Jajaki Peluang Tenaga Kerja asal Sulsel di Australia dan Amerika

Bahkan, ke depan, pembelajaran berbasis tempat kerja ini akan diupayakan diintegrasikan dengan sistem E-Kinerja ASN, berdasarkan rekomendasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Pusat.

WPL mendukung Asta Cita Nasional, terutama pada poin ke-4 (pengembangan SDM) dan ke-7 (reformasi birokrasi). Di tingkat daerah, sejalan dengan Misi 1 Gubernur Sulsel: pembangunan SDM unggul dan berdaya saing.

Baca Juga  Dorong Budaya Zakat, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Raih Baznas Awards 2025

“Kalau WPL ini bisa kita jalankan secara konsisten, terutama jika didukung dengan Peraturan Gubernur, maka kita akan mampu membangun atmosfer akademik dan budaya belajar ASN yang kuat. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas SDM dan kinerja pemerintahan secara keseluruhan,” tegasnya.

Sebagai kontribusi strategis ke tingkat nasional, BPSDM Sulsel juga akan menyusun policy paper dan policy recommendation yang akan diajukan ke pemangku kebijakan seperti Kementerian PAN-RB, Lembaga Administrasi Negara, dan BKN.

Baca Juga  SETIAP HARI MINGGU TIM PENGURUS REMAJA MASJID BABURROYYAN GRIYA ANTANG HARAPAN KERJA BAKTI UNTUK BERSIHKAN MASJID

“Ini bagian dari upaya sistemik agar model pembelajaran WPL yang kita inisiasi bisa menjadi contoh praktik baik bagi daerah lain, bahkan menjadi kebijakan nasional ke depan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *