Mahasiswa KKN-T Unhas 114 Buat Peta Terbaru Hadirkan Data Akurat Desa Sumpang Mango Sidrap

Mahasiswa KKN-T Unhas 114 serahkan peta terbaru Desa Sumpang Mango Sidrap, pada Rabu (13/8/2025). (Foto: Aqil/ Ist.)

Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) gelombang 114, membuat peta administrasi terbaru dan titik penting Desa Sumpang Mango, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Kegiatan diawali dengan pembuatan peta yang dilaksanakan tanggal 10 Agustus 2025, kemudian peta diserahkan tanggal 13 Agustus 2025. Pembuatan peta ini menunjukkan kontribusi nyata Unhas melalui mahasiswa KKN-T dalam kegiatan pengabdian masyarakat desa. Hal ini diungkapkan Aqil Dzakwan Kholil Umar, inisiator kegiatan pada Senin (17/8/2025).

Baca Juga  Pemprov Sulsel Beri Dana Hibah ke PMI, JK: Terima Kasih Pj Gubernur Prof Zudan

Aqil Dzakwan Kholil Umar, yang juga mahasiswa Program Studi Kehutanan Unhas, mengatakan telah menyelesaikan program kerja inovatif berupa pembaruan Peta Tata Ruang.

“Peta yang dihasilkan ini, bukan sekadar representasi gambaran wilayah, namun juga dirancang sebagai media informasi terpadu,” ujar Aqil.

Dalam peta terbaru, tidak hanya batas desa dan batas dusun yang kini terlihat lebih jelas dan akurat, tetapi juga penambahan sejumlah bangunan serta fasilitas baru yang sebelumnya belum terdokumentasi.

Baca Juga  Mahasiswa KKN-T 113 Unhas Posko Tellumpanua Pinrang Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring

“Beberapa di antaranya meliputi masjid dan kuburan, yang kini resmi terdata dan dapat ditampilkan dalam bentuk peta tematik,” imbuhnya.

Kepala Desa Sumpang Mango, H. Jamaluddin, S.Hi., mengatakan bahwa pembaruan peta ini sangat bermanfaat sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan dan pelayanan publik.

“Dengan peta terbaru, kami dapat merencanakan pembangunan dengan lebih tepat sasaran, karena data batas wilayah maupun fasilitas desa sudah lebih lengkap dan valid,” ujarnya.

Baca Juga  Mahasiswa KKN-T Unhas 114 Latih dan Dampingi Penggunaan Aplikasi SIAPIK Susun Laporan Keuangan Digital UMKM di Kelurahan Cappa Galung Parepare

Ia juga mengatakan, masyarakat pun menyambut baik hasil kegiatan ini. Peta yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen administrasi, tetapi juga alat komunikasi yang efektif saat musyawarah desa maupun perencanaan program ke depan.

“Ke depan, pemerintah desa berkomitmen melakukan pemutakhiran data secara berkala agar peta selalu sesuai dengan perkembangan nyata di lapangan,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *