Mahasiswa KKN-T Unhas 114 Gelar Edukasi Gizi dan Pemberian PMT di Desa Bonto Manurung Maros

Mahasiswa KKN-T Edukasi Gizi Terkait Pencegahan Stunting dan PMT kepada anak bayi hingga balita di Dusun Sejahtera, Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Senin (11/8/2025). (Foto: Putri Amelia/ Ist.)

Maros- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) gelombang 114, menggelar Edukasi Gizi Terkait Pencegahan Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak bayi hingga balita di Dusun Sejahtera, Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Senin (11/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Inisiator Kegiatan, Putri Amelia Pasomba menyampaikan bagaimana pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk mencegah stunting sejak masa kehamilan hingga bayi lahir.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Tematik Unhas 114 Desa Bapangi Sidrap Gelar Seminar Program Kerja, Langkah Awal Pemberdayaan Masyarakat

“Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung lama, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan,” ungkap Putri Amelia.

Ia mengatakan, dirinya mendapat sambutan positif dari warga dan kader posyandu. Juga dukungan semangat teman mahasiswa KKN-T seposkonya dalam kegiatan ini

Baca Juga  Mahasiswa KKN Tematik Unhas 114 di Desa Polewali Sidrap Inovasi Pembuatan Sabun Fermentasi Ramah Lingkungan Berbasis Eco Enzym

“Belasan ibu hadir membawa bayi dan balita mereka untuk melakukan konsultasi singkat terkait gizi,” ujarnya.

“Bersama anggota mahasiswa KKN-T lainnya juga ikut serta melaksanakan mengukur pertumbuhan anak bayi hingga balita yang datang ke posyandu dan memberikan kapsul vitamin,” tambahnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa puding jagung kepada balita, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya perbaikan gizi.

Baca Juga  Serba-serbi KKN-T 113 Unhas: Posko Karelayu Sosialisasi Peluang Bisnis Teh Herbal Daun Kelor dan Cara Pakai Qris

“PMT tersebut dibagikan langsung oleh Putri dan Mahasiswa KKNT lainnya, bidan desa bersama kader posyandu,” sebutnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan setiap masyarakat sadar akan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini, sehingga kasus stunting di desa Bonto Manurung khususnya Dusun Sejahtera dapat ditekan dan anak-anak tumbuh sehat. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *