Usai sambutan, dilanjutkan dengan materi workshop sesi pertama dengan judul: Peran BMKG dalam rangka memghadapi Perubahan Iklim disampaikan oleh Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan, Ayi Sudrajat, SP., M.Si.
Ayi Sudrajat mengungkapkan bahwa di Sulsel dari waktu ke waktu terjadi perubahan iklim, dirinya menegaskan kehadiran BMKG, akan terus memberikan informasi kepada masyarakat.
“kelembagaan BMKG di Sulsel lengkap, jadi dapat memberikan informasi akurat kepada masyarakat,” ujarnya.
Lanjut Ayi Sudrajat mengatakan perubahan iklim, dapat disebabkan diantaranya pembabatan hutan, pembangunan pabrik, pemakaian over pupuk pestisida pertanian, gas rumah kaca peningkatan emisi karbon.

Ia mengatakan salah satu perubahan iklim adalah berubahnya pola curah hujan dan temperatur suhu. Adanya perubahan iklim yang terjadi yang dapat dirasakan dengan adanya peningkatan temperatur minimun akibat efek rumah kaca.
“Faktanya, dulu tengah malam ke waktu subuh cenderung suhu udara sejuk, sekarang suhu udara menjadi gerah,” ungkapnya.
Salah satu upaya mitigasi yang dilakukan oleh BMKG untuk mengatasi perubahan iklim, yaitu memindahkan awan hujan ke suatu tempat tertentu.











