Muhammad Firdaus Salah satu Siswa SD Inpres di Mamuju Tengah Pakai Sendal Jepit Lusuh ke Sekolah karena Orangtuanya Tak Mampu Beli Sepatu

Muhammad Firdaus Salah satu Siswa SD Inpres Desa Kuo, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mateng, (Sulbar ) Orangtuanya Tidak Mampu Beli Sepatu

“itupun kalau ada ya ditunggu informasi dari desa biasa, tapi sudah lama sekali kami tidak dapat bantuan,” ujarnya.

Lanjut dia, untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari Rudi hanya menunggu panggilan dari orang lain agar dia bekerja seagai buruh harian bersama ayahanya.

Baca Juga  Mahasiswa KKNT 113 Unhas Lakukan Pengembangan dan Implementasi Chatbot Berbasis WhatsApp, Ini Manfaatnya

Dia juga sedang berusaha agar adiknya Firdaus bisa membeli sepatu agar tetap semangat belajar.

“Semoga ada rejeki supaya bisa saya belikan sepatu untuk adik saya, agar dia semakin semangat belajarnya,” bebernya.

Baca Juga  Prof JJ Unggul Telak di Senat Unhas, Bukti Kemenangan Substansial atas Popularitas

Rudi menambahkan, dari empat bersaudara hanya Firdaus yang sekolah sementara saudara lainya sudah berhenti sekolah karena faktor ekonomi yang menghimpit mereka.

Baca Juga  Privy dan Pemprov Sosialisasikan Ijazah Digital untuk Perguruan Tinggi di Sulsel

Firdaus satu-satunya harapan untuk merubah nasib keluarganya dikemudian hari lewat pendidikan.

“Saya berharap ada bantuan beasiswa untuk adik saya,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *