Mahasiswa KKN Tematik Unhas 114 Gelar Kegiatan Sosialisasi Budidaya Ikan Dalam Ember di Desa Masalo Pinrang

Mahasiswa KKN Tematik Unhas 114 gelar Kegiatan sosialisasi Budikdamber yang berlangsung di Desa Masalo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, pada Kamis 31 Juli 2025. (Foto: Muh. Aidil/ Ist.)

Pinrang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 114 di Desa Masalo telah menggelar kegiatan sosialisasi budidaya ikan dalam ember (Budikdamber).

Turut Hadir dalam kegiatan, Kepala Desa, Kepala Puskesmas Kelurahan Teppo, staf desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengurus koperasi desa, bidan dan kader Posyandu, pengurus BUMDes, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga Desa yang tertarik untuk belajar dan mempraktikkan budidaya ikan yang ramah lingkungan ini.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Desa Masalo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, pada Kamis 31 Juli 2025, disambut antusias oleh warga. Hal ini disampaikan Muh. Aidil, penanggung-jawab program dalam keterangannya pada Jumat (8/8/2025).

Baca Juga  Mahasiswa KKN Unhas 115 Rancang Lanskap Taman Hijau dan Asri di Kelurahan Wala Sidrap

Muh.Aidil mengatakan budikdamber adalah inovasi sederhana yang bisa dilakukan siapa saja.

”Cukup dengan ember, ikan lele, dan tanaman seperti kangkung,” ujar Aidil.

Selain karena alasan Budikdamber adalah inovasi sederhana, sehingga memilih program kerja ini, menurut Aidil, program dilaksanakan juga karena adanya beberapa warga yang berminat, ingin berbudidaya ikan tetapi tidak mempunyai lahan yang cukup.

”Bagi peminat budidaya ikan yang tidak memiliki cukup lahan, maka budikdamber dapat menjadi solusinya,” tuturnya.

Baca Juga  Mahasiswa KKNT 113 Unhas Lakukan Pengembangan dan Implementasi Chatbot Berbasis WhatsApp, Ini Manfaatnya

”Kegiatan ini bukan hanya mudah di aplikasikan namun ada beberapa kelebihannya seperti hemat lahan, ramah lingkungan, hemat dalam menggunakan air, dan tidak menggunakan listrik,” tambahnya.

Ia lanjut menyampaikan, dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapat materi teori, tetapi juga dilibatkan langsung dalam praktik pembuatan sistem Budikdamber.

“Langsung praktik, warga di ajarkan untuk menyiapkan air yang sehat menggunakan EM4, memilih benih ikan yang sesuai, dan menanam sayuran seperti kangkung atau bayam di atas ember menggunakan media tanam seperti rockwool,” jelasnya.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Tematik Literasi Perpusnas Unhas Gelombang 114 Laksanakan Kunjungan Literasi Ke SD dan SMP Desa Lembangloe

Lebih jauh Aidil mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan ilmu pengetahuan kepada masyarakat terkait upaya pemanfaatan pekarangan, memenuhi konsumsi pangan keluarga sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan masyarakat dan memberikan peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Dengan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif, serta mampu menerapkan sistem Budikdamber secara mandiri untuk menunjang kebutuhan pangan keluarga sehari-hari.

“Selain itu, metode ini juga diharapkan dapat menjadi peluang usaha kecil yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di lingkungan sekitar,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *