Pinrang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 113 Universitas Hasanuddin (Unhas) posko Tellumpanua telah mengadakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dari air cucian beras di Kelurahan Tellumpanua, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini dilaksanakan (23/1) lalu, di rumah Kepala Lingkungan Lappa-lappae, Kelurahan Tellumpanua. Hal ini disampaikan Nurul Zakiah mahasiswa KKN-T posko Tellumpanua dalam keterangannya pada Rabu (12/2/2025).
Pelaksanaan program kegiatan ini dihadiri oleh para warga sekitar yang berprofesi sebagai petani juga warga yang kegiatannya berada di lahan pertanian dan perkebunan.
Antusias warga terlihat sangat tinggi, ditandai, usai sosialisasi dan pelatihan, para warga yang hadir nampak sangat bersemangat melakukan tanya jawab dengan mahasiswa pemandu dan penginisiasi kegiatan.
Warga peserta mendapat penjelasan langkah-langkah praktis dalam proses pembuatan POC, mulai dari cara pengumpulan air cucian beras hingga teknik fermentasi yang mudah dan dapat dilakukan di rumah.
Sebelumnya memasuki cara pembuatan POC, kepada peserta, Nurul pemandu kegiatan menjelaskan antara lain adalah pupuk organik cair (POC) merupakan jenis pupuk yang diperoleh dari hasil fermentasi bahan-bahan organik seperti limbah sayuran atau limbah pertanian, juga termasuk menggunakan air cucian beras.
Nurul juga mengurai bahwa POC baik untuk tanah, biaya pembuatannya terjangkau dan POC memiliki sifat yang lebih aman bagi lingkungan karena terbuat dari bahan-bahan organik, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif dari penggunaan pupuk anorganik.
“POC dapat meningkatkan kualitas tanah dan hasil pertanian tanpa menambah beban bagi petani dengan biaya yang terjangkau,” bebernya.











