Jeneponto – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Univeraitas Hasanuddin (Unhas) gelombang 113 posko Desa Karelayu gelar pelatihan pembuatan silase fermentasi di Desa Karelayu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.
Pelatihan yang telah dilaksanakan (11/1), dihadiri oleh kepala Desa Karelayu, Imam masjid Dusun Parang Bembeng, beberapa kepala Dusun, dan peternak yang ada di desa Karelayu. Hal ini dikatakan Muhammad Arya Fauzi mahasiswa KKN-T posko Karelayu dalam keterangannya pada Senin (10/2/2025).
Muhammad Arya Fauzi mahasiswa Peternakan yang memandu kegiatan pelatihan ini mengatakan bahwa silase fermentasi ini dapat menjadi salah satu solusi pakan ternak di musim kemarau karena dapat disimpan untuk jangka waktu beberapa minggu bahkan bulan, dengan kualitas yang tidak berbeda dari pakan segar.
Tak hanya sebagai solusi pakan ternak di musim kemarau, menurutnya silase fermentasi ini juga membantu mempercepat pertumbuhan berat badan ternak.
Disamping manfaatnya baik, pembuatan silase fermentasi ini cukup praktis, karena bahan bahan dan alat yang dibutuhkan mudah didapatkan.
“Silase fermentasi ini dapat meningkatkan nutrisi serta mempercepat pertumbuhan berat badan ternak dan menghemat biaya pakan karena bahan serta alat yang diperlukan sangat mudah untuk didapatkan. Antara lain seperti, rumput gajah atau sejenisnya, dedak dari limbah penggilingan padi, molase atau produk sampingan dari olahan glukosa, em-4 mikroba aktif yang dapat diperoleh di toko-toko pertanian terdekat, serta menggunakan wadah kedap udara sederhana, agar silase fermentasi tidak berjamur dan berbau,” jelas Arya Fauzi
Selanjutnya menurut Arya Fauzi, untuk mendapatkan hasil terbaik, silase fermentasi ini perlu didiamkan selama 14 hari.
Sementara itu Kepala Desa Karelayu, Rasul Umar, sangat mengapresiasi pelatihan ini, menurutnya pembuatan silase fermentasi ini, bagus dan murah, sangat membantu para peternak yang ada di desa ini khususnya pada musim kemarau.
“Kalau berhasil nanti ini, bisa kita terapkan semua apalagi bagus juga untuk ternak dan murah serta mudah untuk dibuat”, ujar Kepala Desa Rasul Umar.
Selama pelatihan, beberapa peternak juga para kepala dusun aktif dalam mengajukan beberapa pertanyaan, semangat peternak untuk paham pembuatan silase fermentasi ini cukup tinggi.
“Bila ada peternak yang ingin dibantu dalam pembuatan silase fermentasi ini, saya dan teman – teman KKN-T Desa Karelayu dapat membantu mereka selama masih berada di desa ini,” tutur Arya Fauzi. (*)











