Seminar Program Kerja KKNT Gelombang 113 Unhas di Desa Panaikang Sinjai: Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif

Mahasiswa KKNT Unhas Gelombang 113 bersama Aparat Desa, Tokoh Masyarakat, Pelaku UMKM dan Warga Masyarakat di Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai. (Foto: Irma/ Ist.)

Sinjai – Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gelombang 113 Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas), di Desa Panaikang, telah melaksanakan seminar program kerja yang bertema “Pengembangan Ekonomi Kreatif”.

Pelaksanaan Seminar ini berlangsung, Senin, 30 Desember 2024 di Aula kantor Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kordinator Desa (Kordes) posko KKNT Gelombang 113 Unhas Desa Panaikang, M. Riyas Rezkyawan Hasyim, mengungkapkan dengan pelaksanaan seminar program kerja ini, berharap masyarakat dan civitas akademika, mendapatkan manfaat yang maksimal.

“Melalui pemaparan program kerja ini, besar harapan kami seluruh elemen masyarakat dan civitas akademika yang terlibat, dapat merasakan manfaatnya semaksimal mungkin dan menjadi pelopor dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di desa khususnya Desa Panaikang yang sama-sama kita cintai ini,” ujar Riyas Mahasiswa Departemen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Unhas.

Baca Juga  Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi, Jasa Raharja dan Korlantas PolriGelar Monev Penegakkan Hukum TW IV 2024 di Kepulauan Riau

Dalam seminar KKNT Gelombang 113 di desa Panaikang kali ini, mahasiswa menawarkan 9 program kerja yaitu:
▪︎ Maggot Ekonomi Cerdas: Program yang memanfaatkan larva maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik sekaligus sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat,
▪︎ Hidroponik Berbasis IoT: Inovasi budidaya tanaman yang memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian,
▪︎ E-Modul Pariwisata Desa Panaikang: Sebuah platform digital yang memperkenalkan potensi pariwisata desa, memudahkan wisatawan untuk mengeksplorasi keindahan lokal,
▪︎ E-Catalog Produk UMKM: Katalog digital untuk mempromosikan produk unggulan UMKM Desa Panaikang, memperluas akses pasar hingga ke tingkat nasional,
▪︎ Edukasi Canva dan Pencatatan Keuangan: Pelatihan desain grafis dalam pengemasan dan promosi UMKM,
▪︎ Edukasi Pencatatan Keuangan: Pelatihan manajemen keuangan untuk meningkatkan keterampilan warga dalam mengelola usaha,
▪︎ Briket dari Pelepah Nipah: Pemanfaatan limbah pelepah nipah menjadi briket ramah lingkungan sebagai alternatif bahan bakar,
▪︎ Kolaborasi Konten Kreator: Upaya promosi UMKM dan pariwisata melalui media sosial, bekerja sama dengan konten kreator lokal,
▪︎ Platform Pelayanan Desa Digital Berbasis WhatsApp: Inovasi pelayanan publik berbasis teknologi yang memudahkan warga dalam mengakses layanan administrasi desa.

Baca Juga  Mahasiswa KKNT-113 Unhas Posko Desa Tanrongi Bangun Penerangan Jalan Hemat Energi

Kepala Desa Panaikang, Bahtiar, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa Unhas yang akan melaksanakan program berkelanjutan yang memberikan solusi kreatif bagi pengembangan desa.

“Kami berharap program ini dapat berkelanjutan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung, terutama dalam pengembangan ekonomi kreatif dan teknologi digital,” ujar Bahtiar.

Baca Juga  Jasa Raharja Cabang Watampone Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Pelabuhan Bajoe Bone

Apresiasi serupa juga disampaikan direktur BUMDes Panaikang Najamuddin Amin, dirinya menilai program mahasiswa dalam pelaksanaan KKNT ini, sesuai permasalahan di desa Panaikang.

“Dua jempol dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh adek-adek mahasiswa, program kerja yang ditawarkan kali ini berbeda dengan KKN sebelumnya dan kami berharap besar melalui program kerja adek-adek sekalian, karena sangat sesuai dengan permasalahan yang ada di Desa Panaikang,” tutur Najamuddin.

Kegiatan seminar program kerja ini, selain dihadiri oleh Pemerintah Desa, juga turut hadir pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Seminar ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana masyarakat memberikan masukan untuk keberlanjutan program yang telah dirancang. Harapannya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin demi kemajuan Desa Panaikang. (Irma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *