Privy dan Pemprov Sosialisasikan Ijazah Digital untuk Perguruan Tinggi di Sulsel

Kegiatan sosialisasi penerapan ijazah digital yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (17/2/2025). Foto: Humas Diskkminfo SP Sulsel/ Ist.)


Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin, menyatakan bahwa pemerintah mendukung penuh implementasi ijazah digital.


“Memang perlu kita dorong ijazah elektronik ini, memang perlu kita massifkan,” ungkapnya.


Dalam sesi presentasi, tim dari Privy menjelaskan berbagai aspek terkait layanan mereka, termasuk efisiensi dalam penatausahaan dokumen akademik yang sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2024.

Baca Juga  Gara-gara Tak Mampu Beli Baju Olahraga, Orang Tua Siswa SD Inpres Layang 3 Ditagih di Grup WA


Selain itu, Privy juga memaparkan solusi Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi yang dapat membantu mencegah pemalsuan dokumen dengan prinsip kehati-hatian, akurasi, dan legalitas.

Baca Juga  Gubernur Andi Sudirman Serahkan SK ke 6.624 ASN PPPK Pemprov Sulsel Formasi 2024


Penerapan TTE juga menawarkan sejumlah keunggulan, seperti peningkatan produktivitas, pengurangan risiko pemalsuan dokumen, keamanan tinggi dengan keabsahan hukum, dukungan terhadap digitalisasi, serta manfaat ramah lingkungan dan efisiensi biaya operasional.

Baca Juga  Sambut Mempelai dengan Adat Mangngaru: Tak Sengaja Tertusuk Badik di Dada, Fajar Akhirnya Tewas


Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh perguruan tinggi di Sulsel dapat mengadopsi sistem ijazah digital guna meningkatkan efektivitas dan keamanan dokumen akademik serta mendukung transformasi digital di dunia pendidikan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *