Daerah  

Anak Pengungsi Somalia Membawa Pulang 2 Piala di Kegiatan Lomba Ramadan Ceria Rudenim Makassar

Dilanjutkan Kepala Rudenim Makassar, Atang Kuswana mengatakan bahwa kegiatan Ramadhan Ceria ini merupakan salah satu bentuk komitmen Rudenim Makassar dalam memberikan perhatian kepada masyarakat sekitar juga kepada anak-anak pengungsi.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dan mereka dapat merasakan keceriaan di bulan Ramadhan ini,” ujar Atang membuka kegiatan.

Baca Juga  Sertijab Dua Profesor Pemimpin Sulsel Disaksikan Forkopimda, Kepala Daerah, serta Ratusan ASN Pemprov

Ada momen menarik Saat pengumuman pemenang lomba,  seorang anak pengungsi asal Somalia, Moukib (8th) diumumkan sebagai juara pertama lomba adzan dan juara favorit lomba tahfidz.

Moukib merupakan anak pertama dari empat bersaudara, ia dilahirkan di Indonesia, orang tuanya sudah menetap di Makassar sejak tahun 2013. Ia juga bersekolah disalah satu SD di Kota Makassar

Baca Juga  Kunjungi Rumah Duka Abay, Gubernur Sulsel Beri Bantuan untuk Ringankan Beban dan Moril Keluarga yang Ditinggalkan

Kepala Rudenim Makassar, Atang Kuswana mengungkapkan, meskipun Indonesia tidak meratifikasi konvensi status pengungsi, tetapi tetap melakukan pemenuhan terhadap hak dasar mereka, diantaranya adalah hak pendidikan.
“Mereka diperbolehkan untuk sekolah, asal pembiayaannya tidak dibebankan kepada APBN atau APBD. Saat ini total ada 93 pengungsi anak di Kota Makassar yang bersekolah baik negeri maupun swasta mulai dari tingkat TK sampai SMA ,” jelas Atang.

Baca Juga  Pj Gubernur Prof Zudan Terima Penghargaan DEN 2024, Sulsel Terbaik dalam Mendorong Transisi Energi dan Optimalkan EBT

Sebelum kegiatan ditutup, semua peserta mendapatkan bingkisan dari IOM yang berisi buku dan alat tulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *