SDI Galangan Kapal IV Ambil Bagian dalam Aksi Bersih Pantai Dukung Program Adiwiyata

Kegiatan bersih pantai UPT SPF SDI Galangan Kapal IV Tallo Makassar di kawasan Anjungan Pantai Losari pada Sabtu, (23/5/2026). (Foto: Ilyas/ Ist) Sabtu (23/5/2026)

Makassar – UPT SPF SDI Galangan Kapal IV Kecamatan Tallo Makassar turut ambil bagian dalam kegiatan bersih-bersih pantai yang digelar di kawasan Anjungan Pantai Losari, Sabtu, 23 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program Adiwiyata sekaligus upaya menanamkan kepedulian lingkungan kepada peserta didik sejak dini.

Aksi bersih pantai tersebut berlangsung penuh semangat dengan melibatkan siswa, guru, masyarakat, relawan, hingga berbagai pihak yang peduli terhadap kebersihan lingkungan pesisir.

Pemerintah Kota Makassar menghadirkan semangat dan gebrakan baru dalam mengawali tahun 2026 melalui aksi nyata kepedulian lingkungan.

Kegiatan bersih-bersih yang dipusatkan di sepanjang Anjungan Pantai Losari itu menjadi simbol kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan strategis kota.

Baca Juga  Viral sekolah SD Inpres Pajjaiang Kembali Disegel oleh pihak ahli warisan lahan

Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias memungut sampah plastik, kayu, serta berbagai jenis limbah yang terbawa arus laut maupun yang ditinggalkan pengunjung pantai.

Selain melakukan aksi bersih-bersih, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut dan membiasakan pola hidup bersih serta ramah lingkungan.

Kepala UPT SPF SDI Galangan Kapal IV Kecamatan Tallo Makassar, Masyita, S.Pd, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Adiwiyata yang bertujuan membentuk karakter peduli lingkungan bagi siswa.

Baca Juga  Prof JJ Unggul Telak di Senat Unhas, Bukti Kemenangan Substansial atas Popularitas

Menurutnya, melalui kegiatan langsung di lapangan, peserta didik tidak hanya memahami teori tentang pelestarian lingkungan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Kami berharap budaya menjaga kebersihan dapat terus tertanam dalam kehidupan mereka,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai mampu menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya positif di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga  Murid SMPIT Darul Fikri Makassar Menutup Juli dengan Prestasi di Kompetisi Sains Pelajar Indonesia (KSPI) dalam Bidang Matematika dan Bidang IPA

Selain berfokus pada pembersihan kawasan pantai, program tersebut juga menjadi ruang edukasi sekaligus kampanye kesadaran lingkungan bagi generasi muda dan masyarakat luas.

Kegiatan ini melibatkan lintas komunitas, relawan, serta berbagai pemangku kepentingan yang tergabung dalam Mitra Kolaborasi.

Masyita menegaskan, gerakan menjaga kebersihan lingkungan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi budaya hidup bersih dan ramah lingkungan bagi seluruh warga Kota Makassar.

“Ini bukan hanya momentum sesaat di awal tahun 2026, tetapi menjadi bagian dari budaya hidup bersih dan peduli lingkungan bagi masyarakat Kota Makassar,” terangnya. (Lis.Rn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *