Kabar  

Safari Ramadhan 1447 H, Tim Safari Ramadhan Kecamatan Mare Kunjungi Masjid Desa Lapasa

Sulsel.news.id.– Pemerintah Kecamatan Mare melalui Tim Safari Ramadhan melaksanakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Desa Lapasa, Sabtu (28/2/2026) malam. Rombongan yang terdiri dari unsur Forkopimcam, tokoh agama, serta pejabat struktural Kecamatan Mare disambut hangat oleh Kepala Desa dan masyarakat setempat.

Pelaksanaan Safari Ramadhan dibagi di dua lokasi. Camat Mare, Andi Yuliana, dijadwalkan menghadiri kegiatan di Masjid Babulzikrullah Dusun Pellengen. Sementara itu, Safari Ramadhan di Masjid Al-Mujtahidah dipimpin oleh Fajaruddin, S.Pd.

Dalam wawancaranya, Fajaruddin menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Camat Mare pada salah satu titik kegiatan.

Baca Juga  Polda Sulsel Tetapkan 11 Tersangka Kasus Pembakaran Kantor DPRD Sulsel dan Kota Makassar

Kami mohon maaf atas ketidakhadiran Ibu Camat pada kesempatan ini. Namun beliau tetap menitipkan salam dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Lapasa yang telah menyambut Tim Safari Ramadhan dengan penuh kekeluargaan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjalankan ibadah puasa sebagai kewajiban yang tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga sosial.

Baca Juga  Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru, Dirut Jasa Raharja DampingiKapolri dan Panglima TNI Tinjau Gerbang Tol Prambanan

“Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi bagaimana kita membentuk ketakwaan yang tercermin dalam tanggung jawab sosial. Ketakwaan itu harus terlihat dalam kepedulian terhadap sesama, menjaga sikap, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan Safari Ramadhan ini juga diisi dengan ceramah agama yang memberikan pesan-pesan spiritual kepada jamaah. Kehadiran Tim Safari Ramadhan disambut antusias oleh masyarakat yang memadati masjid, menunjukkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Baca Juga  Sekretariat DPRD Bone Terima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Pangkajene

Selain itu, ia turut menyinggung pentingnya menjaga gizi dan kesehatan selama bulan Ramadan. Menurutnya, masyarakat perlu memperhatikan pola makan seimbang saat sahur dan berbuka agar ibadah tetap berjalan optimal. Ia juga mengajak warga untuk lebih peduli terhadap kesehatan keluarga, terutama anak-anak dan lansia, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam membangun generasi yang sehat dan kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *