Mahasiswa KKN Tematik Unhas 114 Gelar Pelatihan Promosi Digital Produksi Bawang Goreng KWT di Desa Lampoko Barru

Kegiatan pelatihan Promosi Digital Produksi Bawang Goreng KWT Bunga Desa oleh mahasiswa KKN Tematik Unhas Gelombang 114 di Desa Lampoko Barru. (Foto: Ruskiah/ Ist.)

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) Kelompok 114 gelar kegiatan pelatihan promosi digital produksi bawang goreng lokal milik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Bawang Goreng Budi yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Desa, di Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 7 Agustus 2025, di rumah produksi UMKM bawang goreng KWT Bunga Desa. Hal ini disampaikan inisiator kegiatan Ruskiah RW Alif dalam keterangannya kepada Sulsel.99news.id pada Jumat (8/8/2025).

Menurut Ruskiah, pelatihan promosi digital di Desa Lampoko ini berfokus pada kegiatan memasarkan produk bawang goreng yang dikelola KWT Bunga Desa untuk dipasarkan melalui media digital dan platform online.

Tujuannya adalah produksi bawang goreng KWT Bunga Desa dapat menjangkau target audiens yang lebih luas, meningkatkan visibilitas merek, dan mendorong konversi.

Baca Juga  Kampus Negeri Ternama di Makassar dan Bunker Narkoba, Begini Penjelasan Kombes Dodi

Ruskiah menjelaskan, bahwa promosi digital memanfaatkan berbagai saluran seperti situs web, media sosial, email, dan iklan online perlu penyesuaian kebutuhan digital yang sesuai, untuk mencapai target pasar yang lebih efektif dan efisien.

“Pemanfaatan berbagai saluran sebagai sarana promosi, akan tergantung dan menyesuaikan situasi dan kondisi dari produk yang akan dipromosikan,” ujar Ruskiah

“Pelatihan promosi digital yang relevan saat ini dan dilaksanakan untuk produk bawang goreng KWT Bunga Desa adalah pembuatan konten promosi, pembuatan akun toko online, serta pengenalan platform digital seperti Shopee dan Instagram sebagai sarana pemasaran,” tambahnya.

Lebih jauh Ruskiah mengatakan, dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memberikan pelatihan tentang pemasaran digital, tetapi juga ikut terlibat langsung dalam pembuatan konten kegiatan produksi bawang goreng, mulai dari awal hingga proses akhir

Baca Juga  IKA Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas Gelar HBH dan Bincang Alumni Untuk Persiapan Mubes

Ia pun mengurai, dalam konten tersebut tervideo seluruh tahapan pembuatan bawang goreng yang dikerjakan dengan penuh ketelitian. Dimulai dari membersihkan dan mengupas bawang merah, dilanjutkan dengan mengiris tipis secara merata, lalu menambahkan racikan bumbu, hingga proses menggoreng bawang hingga keemasan. Setelah digoreng, bawang ditiriskan menggunakan alat spinner untuk mengurangi minyak, kemudian dikemas sesuai takaran dan disegel rapi dalam kemasan siap jual.

“Mahasiswa sekedar membantu proses pembuatan bawang gorengnya saja dan juga sekalian buatkan konten produksinya,” imbuhnya.

Ruskiah juga menjelaskan alasan, pentingnya membuat konten produksi, karena menurutnya konten produksi tersebut dapat membantu menyampaikan informasi tentang produk kepada calon pembeli, membangun kesadaran merek, meningkatkan penjualan, dan membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan. Konten yang baik juga dapat meningkatkan visibilitas produk di dunia maya dan membantu membedakan produk dari pesaing.

Baca Juga  Kebersamaan Sekretariat DPRD Bone Ikut Ramaikan Car Free Day

Terkait kegiatan pelatihan promosi digital yang dilaksanakan mahasiswa KKN Tematik di Desa Lampoko, Ketua UMKM KWT Bunga Desa, Ratna, menyampaikan harapan dan apresiasinya.

“Harapannya agar produk bawang goreng KWT Bunga Desa, bisa dikenal lebih luas lagi, terutama lewat pemasaran digital,” harap Ratna.

“Proses produksinya memang membutuhkan tenaga dan waktu, apalagi saat harus mengiris dalam jumlah banyak. Tantangan terbesar kami justru ada di pemasaran. Belum banyak yang tahu kalau kami punya produk bawang goreng berkualitas. Makanya kami sangat senang bisa dibantu adik-adik mahasiswa untuk promosi secara online,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *