Pinrang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 114, melaksanakan program kerja bertajuk Digitalisasi dan Inovasi Branding (Digibrand) Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Lotang Salo, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.
Kegiatan ini berlangsung tanggal 23 Juli hingga 30 Juli 2025, dihadiri pelaku UMKM, aparat desa dan warga. Hal ini disampaikan Mahasiswa KKN Tematik Unhas, penginisiasi kegiatan, Triyana Pongtengko dalam keterangannya pada Kamis (7/8/2025).
Triyana mengatakan bahwa program Digibrand dirancang sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, khususnya pelaku UMKM.
“Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital serta membangun identitas merek produk lokal agar lebih kompetitif di pasar,” ujarnya
Selama pelaksanaan program, menurut Triyana Pongtengko, pihaknya melakukan berbagai kegiatan seperti: sosialisasi pentingnya digitalisasi usaha, membantu serta melatih pembuatan akun media sosial bisnis, membantu desain branding produk menggunakan aplikasi Canva, dan simulasi foto produk sederhana, serta pengenalan strategi pemasaran digital.
Ia memilai antusiasme pelaku UMKM dalam mengikuti program ini, cukup tinggi dan mendapat sambutan positif dari peserta. Terlihat mereka aktif bertanya dan mencoba langsung menggunakan perangkat digital untuk keperluan branding usaha mereka.
“Program ini mendapat sambutan positif dari aparat desa, pelaku UMKM dan masyarakat setempat. Pemerintah desa berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan agar UMKM di Desa Lotang Salo mampu berkembang dan bersaing secara digital,” jelasnya.
Senada dengan aparat desa, Asrul salah satu pelaku UMKM mengatakan merasa terbantu dengan adanya pelatihan, dirinya berharap pelaku UMKM lainnya di Desa, dapat memperluas usaha dengan media digital.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Saya jadi tahu cara memasarkan produk melalui sosial media seperti Instagram dan Tiktok,” ungkap Asrul.
“Dengan adanya program Digibrand ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Lotang Salo dapat lebih mengenal teknologi dan mampu memperluas pasar usahanya melalui media digital,” pungkasnya. (*)











