Mahasiswa KKN-T 113 Unhas Posko Lapadde Parepare Edukasi Pemeliharaan Jalan Menuju Infrastruktur Berkelanjutan

Kegiatan Edukasi Pemeliharaan Jalan Menuju Infrastruktur Berkelanjutan di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. (Foto: Muhammad Fathir/ Ist.)

Parepare – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 113 Universitas Hasanuddin (Unhas) posko Lapadde telah melaksanakan kegiatan Edukasi Pemeliharaan Jalan Menuju Infrastruktur Berkelanjutan di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di kantor Kelurahan Lapadde (10/1) lalu, dinisiasi dan dipandu Muhammad Fathir Attila Fasya, mahasiswa KKN-T posko Lapadde.

Baca Juga  Appi-Aliyah Daftar ke KPU Makassar, Didampingi 6 Parpol Pendukung  

Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Kelurahan, Sekretaris Kelurahan, Ketua LPMK, BABINSA, BABINKAMTIBAS dan seluruh ketua RW dan ketua RT serta masyarakat umum kelurahan Lapadde. Hal ini disampaikan Muhammad Fathir Attila Fasya dalam keterangannya pada Selasa (11/2/2025).

Menurut Muhammad Fathir, kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan berupa sosialisasi bagaimana cara pemeliharaan jalan yang baik dan tepat kepada warga, tetapi juga mengajak warga berdiskusi masalah jalan di Lapadde.

Baca Juga  Berawal dari Satu Sachet, Polisi Bone Bongkar Rantai Peredaran Sabu di Watampone

“Membuka forum diskusi untuk membahas mengenai permasalahan atau isu sarana maupun prasarana transportasi di kelurahan Lapadde yang sempat mungkin kurang diperhatikan akhir akhir ini,” bebernya.

Ia juga mengatakan dengan memberdayakan masyarakat, merupakan pendekatan dalam program pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian dan keterlibatan masyarakat.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Unhas 115 Petakan Urban Farming dan Lokasi Potensi TEBA di RW 01 Kelurahan Manggala Makassar

“Melibatkan masyarakat melalui edukasi, pelatihan, serta penerapan, merupakan solusi berbasis partisipasi lokal,” imbuhnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa program ini berfokus pada aspek ekonomi, kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan sosial, karena melibatkan masyarakat sebagai subjek aktif dalam pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *