Muhammad Firdaus Salah satu Siswa SD Inpres di Mamuju Tengah Pakai Sendal Jepit Lusuh ke Sekolah karena Orangtuanya Tak Mampu Beli Sepatu

Muhammad Firdaus Salah satu Siswa SD Inpres Desa Kuo, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mateng, (Sulbar ) Orangtuanya Tidak Mampu Beli Sepatu

Mamuju –Muhammad Firdaus (7) siswa baru Sekolah Dasar (SD) Inpres Desa Kuo, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), terpaksa menggunakan sandal jepit lusuh ke sekolah.

Firdaus butuh sepatu sekolah, namun orangtuanya belum sanggup membelikan sepatu baru untuk anaknya yang baru pertamakali masuk sekolah.

Baca Juga  Pertamina Energi Negeri 7.0 Hadir Menginspirasi Generasi Di Bumi Makassar

Selain tak sanggup membeli sepatu, pakaian seragam sekolah Firdaus juga masih dicicil oleh orangtuanya.

Kedua orangtuanya hanya bekerja sebagai buruh harian dan jual sayuran yang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-sehari.

Keterbatasan ekonomi sehingga Firdaus bersekolah dengan kondisi yang sangat memperihatinkan.

Baca Juga  SMPIT Darul Fikri Makassar Adakan Kegiatan Field Trip di Markas Detasemen Gegana Satbrimobda Sulsel

“Hari pertama masuk sekolah Firdaus tidak pakai sepatu karena belum ada uang untuk beli, itupun seragam sekolah dan pramuka masih dicicil,” kata Rudi kakak dari Firdaus, kepada wartawan , Senin (15/7/2024).

Rudi mengaku, ibunya hanya keliling jualan sayur setiap hari dengan menggunakan sepeda, sedangkan bapaknya hanya bekerja buruh harian dan juga garap sawah orang lain.

Baca Juga  Kaji Potensi Manajemen Air, GenBI Unhas Kerjasama IPAL Losari, Gelar GenBI Visit

Selama ini kata dia, keluarganya jarang sekali mendapat bantuan dari pemerintah kabupaten atau provinsi untuk membantu kebutuhan sekolah maupun bantuan sosial lainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *