Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) gelombang 114 menggelar kegiatan pemberdayaan apotik hidup di Desa Dongi, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu rumah warga Desa Dongi dan dihadiri oleh masyarakat setempat, pada Sabtu, 26 Juli 2025. Hal ini diungkapkan inisiator kegiatan, Fauziah, dalam keterangannya pada Minggu (3/8/2025).
Menurut Fauziah, pemberdayaan apotik hidup merupakan bagian dari program kerja KKN.
“Kegiatan ini adalah program KKN yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai bagian dari warisan kearifan lokal,” ungkap Fauziah.
Ia juga menjelaskan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sebagai media budidaya tanaman obat, dan juga memberikan edukasi tentang manfaat, cara menanam, serta penggunaan beberapa jenis tanaman obat alami, serta membangun kemandirian masyarakat dalam hal pengobatan tradisional berbasis lingkungan.
Lanjut Fauziah mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi, edukasi tentang tanaman apotik hidup dan manfaatnya, dan pelatihan penanaman beberapa jenis tanaman obat seperti jahe, kunyit, sereh, dan daun sirih,
“Selain pelaksanaan sosialisasi, edukasi dan latihan penanaman, kegiatan lainnya adalah penanaman secara simbolis tanaman apotik hidup di pekarangan rumah warga menggunakan polibag,” jelasnya.
Kepala Desa Dongi, Sulaeman Malle, menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap pelaksanaan program ini.
“Terhadap pelaksanaan program ini, mahasiswa telah memberikan edukasi, tentu berharap masyarakat dapat terus merawat dan memanfaatkan tanaman obat tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya. (Fauziah)











