Daerah  

Musrenbang di Sinjai Tengah, Bupati Ratnawati Sampaikan Tantangan Besar yang Dihadapi

Musrenbang Sinjai tengah
Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif saat hadir di Musrenbang Kecamatan Sinjai Tengah. (Foto: ist)

SINJAI – Tahapan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2026 terus berlanjut. 

Kali ini, Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musrenbang di Kecamatan Sinjai Tengah, Selasa (18/3/2025) sore.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya dia menyampaikan 

Baca Juga  Prof Zudan Berhasil Implementasikan Digital Signature ASN, Naik 400 Persen

tantangan besar yang dihadapi di tahun pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sinjai.

Khususnya terkait Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Menurutnya, kebijakan ini berdampak pada tertundanya beberapa program pembangunan yang telah direncanakan. 

Meski demikian, Bupati Ratnawati menegaskan bahwa kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan harus terus diperkuat untuk mencapai tujuan pembangunan daerah.

Baca Juga  Kades Enggan Ikuti Musrenbang di Tapalang Barat. Bupati Mamuju: Hilangkan Mindset Musrenbang Itu Tidak Perlu

“Kolaborasi dan sinergitas harus dibangun agar apa yang menjadi tujuan dan sasaran rencana pembangunan lima tahun ke depan dapat kita capai dengan tagline ‘SAMA-SAMAKI’,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai platform perencanaan yang lebih terpusat dan terintegrasi di seluruh daerah di Indonesia.

Baca Juga  Gerakan Rakyat Sulsel Gelar Rakor, Siapkan Strategi Politik Menuju 2029

Kegiatan Musrenbang ini dihadiri oleh Anggota DPRD Dapil IV Sinjai, Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD, unsur Tripika Sinjai Tengah, tokoh masyarakat, perwakilan perempuan, forum anak, serta masyarakat setempat. (Ril/web)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *